SOSIALISASI GERAKAN 2 IN 1

Sejumlah siswa-siswi SMAN 6 Banjarmasin melakukan aksi turun ke jalan guna menyosialisasikan gerakan 2 in 1 di masyarakat.

KERJASAMA SMAN 6 BANJARMASIN DENGAN PIHAK TERKAIT

SMAN 6 Banjarmasin menjalin kerjasama dengan Dinas Perhubungan dan POLDA Kalimantan Selatan guna mendukung gerakan berkendara 2 in 1.

PERINGATAN HARI JADI KOTA BANJARMASIN

SMAN 6 Banjarmasin mengambil tema lingkungan sebagai tema mobil hias yang digunakan untuk konvoi dalam serangkaian acara Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin.

GREEN GARDEN

Berkebun di sekolah dapat dilakukan guna menghijaukan sekolah dan melestarikan lingkungan.

SAVE OUR EARTH, SAVE OUR NATION

Marilah kita jaga bumi kita demi kelangsungan bangsa dan dunia.

Senin, 14 November 2011

LKTI Nasional bidang Peternakan UNDIP Semarang

Pada hari Kamis tanggal 10 November 2011 telah diadakan babak Grand Final LKTI Nasional bidang Peternakan Universitas Diponegoro Semarang. Dimana SMAN 6 Banjarmasin terpilih menjadi salah satu sekolah yang mampu menembus babak Grand Final ini.
Tim dari SMAN 6 Banjarmasin  yang diwakili oleh Romadhini Putri Wulandari, Andrean R. Juanizar, dan Rabiatul Adawiyah, serta guru pembina Nina Sri Wahyuni, S.Pd pun berangkat menuju Semarang pada hari Selasa tanggal 8 November 2011 untuk menghadiri babak Grand Final tersebut.
Foto kedatangan Tim SMAN 6 Banjarmasin di Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro Semarang

Meskipun Tim SMAN 6 Banjarmasin belum berhasil meraih gelar juara, tetapi ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan karena mereka mampu menembus persaingan ketat Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional.
Pembagian hadiah

Berfoto bersama seluruh peserta Grand Final dan para panitia

Semoga hal ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMAN 6 Banjarmasin lainnya untuk dapat berprestasi lagi terutama di tingkat Nasional, serta diharapkan dilain kesempatan Tim SMAN 6 Banjarmasin dapat memenangkan kompetisi-kompetisi yang ada di tingkat kota, provinsi, serta nasional.

Sabtu, 29 Oktober 2011

Ganggang Bisa Jadi Bahan Bakar Baru

fotoTEMPO Interaktif, Bandung - Ganggang bisa menjadi bahan bakar alternatif berupa bioetanol. Tanaman di air tawar dan payau itu lebih unggul dibanding bahan etanol yang terbuat dari singkong, ubi, atau jagung. Hasil penelitian mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut dinobatkan sebagai juara pertama lomba karya ilmiah ilmu hayati nasional di Institut Teknologi Bandung akhir pekan lalu.

Tim juara pertama yang beranggotakan Sulfahri dan Siti Muslihah dari Jurusan Biologi dan Teknik Lingkungan ITS Surabaya itu mengangkat riset tentang penggunaan ganggang jenis Algae Spyrogyra untuk bahan bakar alternatif berbentuk etanol. Dengan penambahan enzim-enzim alfa amilase dengan lama waktu fermentasi tertentu, mereka membuktikan tanaman ganggang bisa menjadi bahan bakar yang murah.

Menurut anggota dewan juri, Pingkan Adityawati, enzim alfa amilase biasa dipakai untuk proses pembuatan bioetanol dari bahan singkong, ubi, atau jagung. Kali ini, enzim tersebut dicoba pada ganggang. "Penelitian mereka sudah dekat untuk diterapkan," ujar dosen Pinkan yang juga dosen ITB itu.

Sulfahri dan Siti Muslihah sengaja tidak memilih singkong, ubi, dan jagung sebagai bahan etanol karena akan mengganggu pola konsumsi masyarakat. Sebagai gantinya, mereka melirik Algae Spirogyra. Jenis ganggang yang bisa tumbuh di air tawar dan payau itu terbukti punya kandungan karbohidrat yang tinggi. Perkembang biakannya pun bisa sangat cepat.

Jika dibandingkan, untuk menghasilkan bioetanol sebanyak 1 liter, dibutuhkan 8 kilogram ubi jalar, atau singkong 6,5 kilogram, atau 5 kilogram jagung. Dengan alga itu, cukup 0,67 kilogram saja.

Agar didapat hasil yang memuaskan, mereka juga menghitung waktu terbaik lama fermentasi alga dengan enzim. Kadar bioethanol tertinggi 9,32 persen diperoleh pada hari ke-10 dengan penambahan enzim amilase sebanyak 0,06 gram.

Ganggang jenis lainnya mengantar Tim Universitas Indonesia sebagai pemenang kedua. Tangguh Wijoseno, Aditya Rinus P Putra, Muhammad Iqbal, Faris Najmuddin Zahir, dan Haafizh Izzatullah menawarkan generasi ketiga teknologi alga. Mereka memanfaatkan nutrien limbah tahu sebagai medium pertumbuhan mikroalga Chlorella Sp.

Langkah itu, ujar mereka, untuk mengurangi masalah pemanasan global, pencemaran lingkungan, sekaligus pemenuhan biofuel untuk mendukung program energi campuran di Indonesia pada 2025.

Saat ini jumlah industri tahu di Indonesia mencapai 84 ribu unit usaha dengan kapasitas 25,6 juta ton per tahun. Massa jenis limbah tahu itu sebanyak 1,3 kilogram per liter. Total volume limbah tahu di Indonesia 5 juta lebih kilo liter per hari.

Dari penelitian itu, kultur Chlorella vulgaris dengan limbah tahu berpotensi menyerap gas karbondioksida. Setiap tahunnya bisa mengurangi 1,7 miliar kilogram CO2.

Adapun juara ketiga diraih Mardhatillah Sariyanti dari Universitas Indonesia tentang kloning gen Early-7 Human Papillomavirus Tipe 16. Juara pertama hingga ketiga mendapat hadiah uang sebesar Rp 7, 5, dan 3 juta.

Sebelumnya pada penyisihan tahap pertama, dewan juri meloloskan 7 finalis dari 20 peserta. Penilaian tahap dua dilakukan Sabtu (12/2) lalu di ITB. Kompetisi National Life Science Competititon yang digelar perdana oleh Himpunan Mahasiswa Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Nymphaea ITB ini ingin mencari penelitian baru asli karya mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan hasilnya bisa dipakai masyarakat.

Sabtu, 22 Oktober 2011

Bus Layang Diperkenalkan di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com —  Keinginan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperbaiki sistem transportasi dengan menggunakan sarana transportasi massal ditangkap konsorsium sarana transportasi untuk mengenalkan bus layang.

Investasi untuk bus ini jauh lebih murah, tidak mengambil jalur jalan, dan pembangunannya cepat
-- Jopie Widjaja

Bus layang ini telah dipakai di beberapa kota di China. Tahun depan, bus layang juga akan beroperasi di Brasil, Amerika Serikat, Inggris, Italia, dan beberapa kota di Spanyol.
Menurut Jopie Widjaja, Presiden PT Infiniti Wahana, yang menjadi salah satu anggota konsorsium, bus layang memiliki sejumlah kelebihan dibanding moda angkutan massal lainnya.
"Investasi untuk bus ini jauh lebih murah, tidak mengambil jalur jalan, dan pembangunannya cepat," kata Jopie yang menggandeng PT Zebra Nusantara dan Shenzen Hashi Future Parking Equipment Co.
Konsep bus layang berbeda dengan konsep yang akan digarap DKI Jakarta, yaitu mengganti monorel dengan busway. Bentuk bus layang mirip kereta dengan empat gerbong. Bentuknya juga mirip bus tingkat, tetapi jauh lebih besar dan lebar karena mobil-mobil lain bisa melaju di bawah bus layang.  
Ini bisa terjadi karena bus tersebut memiliki dua kaki di kiri-kanannya yang berjalan di atas rel. Rel ini bisa diletakkan di tepi median jalan dan separator sehingga ada ruang bagi kendaraan lain untuk melintas di kolong bus layang. Menurut Jopie, investasi yang dibutuhkan bus layang hanya 15 juta dollar AS setiap kilometernya.
Sementara itu, subway membutuhkan 100 juta dollar AS per km, dan monorel 50 juta dollar AS per km. Selain itu, masa konstruksi bus layang hanya satu tahun, sementara subway enam tahun, dan monorel tiga tahun. "Biaya operasinya juga lebih murah dan sangat ekonomis. Lagi pula, ada sistem evakuasi penumpang," kata Jopie. Kapasitas bus layang sangat besar.
Satu gerbong bus setara dengan 10 kopaja atau sekitar 300 penumpang. Sementara itu, satu bus layang terdiri dari empat gerbong sehingga bisa menampung 1.200 penumpang. Dalam tahap awal yang ditawarkan di Jakarta, proyek jalan layang itu akan menggunakan jalur Kota-Blok M dengan mendirikan 21 halte dan 42 bus layang. Investasi bus layang dibiayai swasta murni (tanpa menggunakan APBD, termasuk saat operasional).
Tarif tiket Rp 5.000 sekali jalan dan menggunakan sistem build operation transfer (BOT) selama 30 tahun. Dengan penawaran konsep itu, kata Jopie, pihaknya akan memberikan manfaat bagi masyarakat di Jakarta. "Masyarakat akan mendapatkan angkutan aman, nyaman, cepat tanpa terkendala jalur busway dan sejenisnya," kata Jopie yang juga menawarkan hal ini ke Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.
Asisten Perekonomian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Hasan Basri Saleh, mengatakan akan mempelajari konsep ini. "Kami akan sampaikan ke Gubernur secepatnya," kata Hasan. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sayogo Hendrosubroto menyatakan, pihaknya menilai konsep yang ditawarkan itu inovatif dan modern.
"Artinya, kita memang butuh sarana transportasi massal yang hemat energi, diterapkan dengan tarif terjangkau, dan diterima masyarakat. Jadi, ini memang sangat baik," katanya.

PACOM 2011, Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat SMA

Pacom merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Ilmiah dan Studi Mahasiswa BEM KM FK Unair. Lomba ini adalah lomba karya tulis ilmiah yang bersifat invitasi dan terbuka bagi seluruh pelajar SMA/sederajat dari semua kelas (X, XI, dan XII) baik negeri maupun swasta yang ada di daerah Jawa, Bali, NTB, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

Pacom 2011 ini akan mengundang pelajar SMA/sederajat yang berada di wilayah Jawa, Bali, NTB, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Pelaksanaan babak Penyisihan diadakan di 27 kota yang tersebar di wilayah Jawa, Bali, NTB, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, sedangkan babak semifinal, final, dan grand final diadakan pada tanggal 19 dan 26 November di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.

Tema : METABOLIC SYNDROME: STOP AND AVOID!
Hadiah bagi para pemenang:
Juara I     :  Uang Senilai Rp 2.000.000,00
Trophy Bergilir Gubernur Jawa Timur + Trophy Tetap
Juara II   :  Uang Senilai Rp 1.000.000,00
Trophy Bergilir Rektor UNAIR + Trophy Tetap
Juara III  :  Uang Senilai Rp 750.000,00
Trophy Bergilir Dekan UNAIR + Trophy Tetap
Petunjuk mengenai info persyaratan kepesertaan, subtema, sistematika karya tulis ilmiah dan alur pendaftaran yang lebih lengkap dapat didownload berupa file Petunjuk Pelaksanaan (JukLak) Pacom di halaman download

Sabtu, 08 Oktober 2011

Kemitraan SMAN 6 Banjarmasin dengan Pihak Lain

Berikut merupakan hasil dokumentasi yang dilakukan oleh SMAN 6 Banjarmasin untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak guna mendukung kegiatan yang dilakukan.

1.   Kemitraan dengan Badan Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin

2.   Kemitraan dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin

3.   Kemitraan dengan Badan Penelitian Pertanian Lahan Rawa

4.   Kemitraan dengan Petani Binaan

5.   Kemitraan dengan Sekolah-sekolah Sekitar
 

Minggu, 02 Oktober 2011

Pemanfaatan Daun Sirsak sebagai Obat Anti Nyamuk

Berikut merupakan hasil dokumentasi eksperimen yang dilakukan oleh SMAN 6 Banjarmasin.

Jumat, 30 September 2011

Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja 2011

Sabtu, 24 September 2011

Pemanfaatan Botol Plastik Air Mineral sebagai Talang Hujan

Berikut merupakan hasil dokumentasi upaya aksi yang dilakukan oleh SMAN 6 Banjarmasin untuk mengatasi limbah botol plastik.

Sabtu, 17 September 2011

Mengatasi Limbah Cair Kantin

Berikut merupakan hasil dokumentasi upaya aksi yang dilakukan oleh SMAN 6 Banjarmasin untuk mengatasi limbah cair kantin.

1.   Memilah limbah cair makanan dan cucian

2.   Menyalurkan limbah cair ke bak IPAL

3.   Pengomposan limbah cair

Sabtu, 10 September 2011

Gerakan 2 in 1 Mengurangi Efek Pemanasan Global

Berikut merupakan hasil dokumentasi upaya aksi yang dilakukan oleh SMAN 6 Banjarmasin untuk mengurangi pencemaran udara dan konservasi energi.

Jumat, 02 September 2011

Mengurangi Timbunan Sampah

Berikut merupakan hasil dokumentasi upaya aksi yang dilakukan oleh SMAN 6 Banjarmasin untuk mengurangi timbunan sampah.

1.   Kegiatan pemilahan sampah
     #  Pemilahan sampah organik dan anorganik
     #  Bank sampah

2.   Pengomposan sampah mudah terurai

3.   Ragam hasta karya dari sampah sulit terurai
      #  Mobil Hias
      #  Pemanfaatan limbah plastik 

    Minggu, 28 Agustus 2011

    Kepedulian terhadap lingkungan

    Berikut merupakan hasil dokumentasi upaya aksi yang dilakukan oleh SMAN 6 Banjarmasin untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

    1.   Sosialisasi kegiatan memilah sampah kepada siswa baru
     

    2.   Penataan kebun sekolah

    3.   Peninggian jalan utama sekolah
          #  sebelum
          #  sesudah

    4.   Penataan dan penanaman pada green house
          #  Membuat pembibitan di polibag

    Jumat, 26 Agustus 2011

    Rencana Aksi SMAN 6 Banjarmasin di TEY 7

    Berikut adalah rencana aksi SMAN 6 Banjarmasin dalam kegiatan Toyota Eco Youth 7 :
    Rencana aksi di atas dapat bertambah seiring dengan berjalannya waktu menyesuaikan dengan permasalahan lingkungan yang dihadapi SMAN 6 Banjarmasin.

    Sabtu, 06 Agustus 2011

    Peserta Toyota Eco Youth 7

    Berikut merupakan daftar peserta dari TEY program ke-7 :

    Senin, 01 Agustus 2011

    Toyota Kembali Gelar Program Toyota Eco Youth



    JAKARTA – Toyota Indonesia kembali menggelar program Toyota Eco Youth (TEY). Program CSR di bidang lingkungan yang telah memasuki tahun ke tujuh ini menjadi wujud konsistensi Toyota dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
    Kick off program dilakukan di Jakarta 28 Juli 2011 oleh Johana Jonatan Senior Advisor to BOD PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Toyota Eco Youth merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) dalam hal pelestarian lingkungan hidup.
     
    Program ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005 dengan perluasan wilayah kepesertaan di setiap tahun penyelenggaraannya. Hingga tahun ketujuh penyelenggaraan, jumlah sekolah yang terlibat dalam program ini sudah mencapai 355 sekolah yang terseleksi secara ketat dan menyisakan 16 sekolah sebagai peserta utama. Diantaranya terdapat empat sekolah  yang baru berpartisipasi tahun ini, yaitu SMAN 5 Denpasar, SMAN 1 Balikpapan, SMKN 3 Pontianak, dan SMKN 3 Jayapura.
    “Penambahan empat sekolah baru ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memperluas cakupan Toyota Eco Youth Program. Ke-16 sekolah tersebut akan berkompetisi memperebutkan gelar juara dengan hadiah total senilai 225 juta rupiah di akhir program. Toyota memberikan grant sebesar 15 juta rupiah kepada masing-masing sekolah peserta sebagai bantuan awal pelaksanaan program pelestarian lingkungan,” ucap Johana.

    TEY memiliki tujuan akhir menciptakan Sekolah Model Lingkungan Binaan Toyota. Saat ini TEY sudah memiliki 8 sekolah model yaitu SMA Semen Gresik, SMAN 6 Yogyakarta, SMKN 1 Banjarmasin, SMAN 7 Manado, SMKN 2 Palembang, SMAN 8 Pekanbaru, SMKN 3 Madiun, SMAN 10 Malang, dan akan menelurkan 16 sekolah model lainnya di tahun 2012. Sekolah model ini harus memenuhi kriteria penilaian yang ditetapkan, antara lain menerapkan kegiatan-kegiatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan aspek-aspek pengelolaan lingkungan, serta menjadi tempat bagi institusi lain dan masyarakat umum untuk mempelajari proyek-proyek lingkungan praktis.
    Semua sekolah model lingkungan binaan Toyota akan mendapatkan fasilitas “eco library dan gallery”, termasuk didalamnya perpustakaan dengan berbagai koleksi buku bertema lingkungan, panel-panel informasi program pelestarian lingkungan, perangkat komputer serta fasilitas penunjang lainnya.
    Masih menggandeng Yayasan Kirai Indonesia dan didukung oleh dealer serta sub-dealer Toyota yang tersebar di seluruh nusantara, program TEY diharapkan mampu memberikan sumbangsih bagi pelestarian lingkungan.

    Jumat, 29 Juli 2011

    Kompas Borneo Unlam Gelar Diskusi

    BANJARMASIN - Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam dan Seni (Kompas) Borneo Unlam, Kamis (28/7/2011) pagi menggelar diskusi lingkungan di aula SMAN 6 Banjarmasin, diikuti para siswa sekolah tersebut.

    "Ini merupakan program kerja baru kami, dan rencananya akan digelar setiap bulannya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap permasalahan lingkungan," ujar ketua Umum Kompas Borneo Unlam, Anhariansyah kepada BPost Online.

    Rabu, 27 Juli 2011

    Public Health Competition UNAIR 2011

    Deadline: 19 September 2011



    Info lengkap di http://publichealthunair.wordpress.com/

    Kamis, 21 Juli 2011

    Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat SMA 2011

    Deadline: 15 Agustus 2011

    Minggu, 17 Juli 2011

    Pengenalan KIR kepada siswa baru



    Pada awal tahun ajaran baru 2011/2012 ini anggota KIR “GreenSAND” SMAN 6 Banjarmasin bergerak cepat untuk mengenalkan kegiatan ekstrakulikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) kepada siswa-siswi baru SMAN 6 Banjarmasin sekaligus melakukan perekrutan anggota baru.

    Kegiatan pengenalan tersebut dilakukan ke tiap-tiap kelas X yang ada di SMAN 6 Banjarmasin, sembari memberikan brosur-brosur hasil kegiatan KIR tahun lalu. Diharapkan dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut dapat menarik minat siswa-siswi baru dalam mengikuti kegiatan KIR

    Senin, 11 Juli 2011

    Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2011

    Sebagai bentuk CSR (Corporate Social Responsibility), kepedulian terhadap siswa dan siswi yang berprestasi tingkat SMU sederajat khususnya kelas  X, Trio Motor selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah bekerjasama dengan PT.Astra Honda Motor Jakarta, mengadakan lomba karya tulis ilmiah tingkat SMU, dengan nama Astra Honda Motor Best Student (AHMBS). Kegiatan lomba karya tulis ilmiah tersebut dimulai pada akhir bulan Mei'11 dan berakhir pada akhir Juni'11, atau sekitar 1 bulan. Selama pendaftaran dibuka, banyak hasil karya tulis ilmiah dari siswa dan siswi Se-Kalimantan Selatan dan Kalimantan  Tengah telah diterima oleh panitia AHMBS. Tema lomba karya tulis ilmiah kali ini ada dua antaralain : “Keselamatan Berkendara di Jalan Raya” dan "Isu Lingkungan".
     
    Karena banyaknya minat dari siswa dan siswi untuk membuat karya tulis, maka panitia AHMBS melakukan seleksi/penyaringan awal. Dari penyaringan awal tersebut diambil 10 besar karya tulis dari siswa dan siswi berprestasi, untuk lolos ke babak  Final AHMBS tingkat regional Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Final AHMBS tersebut diadakan pada, hari Sabtu tanggal 25 Juni 2011, bertempat di Trio Motor Jl. Kolonel Sugiono No.10-12 Banjarmasin. 10 besar siswa dan siswi sangat antusias mengikuti Final tersebut dan hasil karya tulisnya  akan dipersentasikan di Final dihadapan  4 juri yaitu : Slamet Raharjo (Manager HC3 Trio Motor), Widyarfendhi, SE., MSi (Dosen Fakultas Ekonomi Unlam), M. Ziyad, SE., MM (Dosen Fakultas Ekonomi Unlam), Dony Setiadi,S.Si.,MSi (Dosen Fakultas Ekonomi Unlam). Penilaian hasil karya tulis ilmiah tersebut, meliputi ketajaman penelitian, dan kemampuan mempertahankan hasil karya tulis ilmiah tersebut, dihadapan dewan juri.
    Dari hasil Final AHMBS (Astra Honda Motor Best Student) tahun 2011 ini SMA Negeri 6 Banjarmasin atas nama Mona Hasanah berhasil meraih peringkat ke-2 terbaik sehingga mewakili SMA Se-Kalimantan Selatan dan Tengah yang akan mengikuti AHMBS 2011 tingkat Nasional di Jakarta. Kegiatan final tingkat Nasionalo tersebut dilaksanakan pada tanggal 4-8 Juli 2011. Hasil ini dapat menjadi salah satu kebanggaan pribadi, membawa nama sekolah, dan membawa nama daerah ke tingkat Nasional.  Kepada siswa-siswi, terus Belajar dan Berprestasi dan diharapkan pada Program Astra Honda Motor Best Student berikutnya dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi.

    Minggu, 10 Juli 2011

    Struktur Organisasi KIR "GreenSAND" periode 2011-2012

    Kamis, 21 April 2011

    Kegiatan TOYOTA ECO YOUTH 6 SMAN 6 BANJARMASIN

    Penerapan Prinsip 3R+Replant oleh KIR GreenSAND
    SMA Negeri 6 Banjarmasin

    1. Reduce
        Tindakan yang telah diterapkan di sekolah :
    • Melakukan penghematan instalasi listrik dan air.
    • Mensosialisasikan kepada pihak kantin sekolah untuk mengurangi penggunaan plastik di sekolah.
    • Menggalakkan kegiatan membawa bekal ke sekolah.
    • Menggalakkan kegiatan 2 in 1 (2 orang menggunakan 1 sepeda motor) ke sekolah.

    Senin, 21 Maret 2011

    Theme Song Toyota Eco Youth

    Pada tahun ini Toyota Motor telah menciptakan Mars Toyota Eco Youth (TEY) yang dinyanyikan oleh para peserta TEY 6. Lagu ini bercerita tentang harmoni alam yang erat hubungannya dengan manusia dan perjuangan anak-anak Indonesia yang saling bahu membahu melakukan pelestraian lingkungan.
    Ini merupakan lirik dari Mars TEY.



    Mars Toyota Eco Youth

    Hijaunya daun sejuknya angin
    Kicauan burung merdu suaranya
    Beningnya air disungai deras
    Ikan dan katak bersuka ria

    Reff:
    * Harmoni alam dengan manusia
       Tercipta karena peduli kita
       Kepada alam ciptaan Tuhan
       Yang Maha Kuasa
    ** Kami anak muda seluruh Indonesia
         Bahu membahu lestarikan alam
         Terbukti dalam bumi yang indah
         Warisan untuk masa depan

    (Reff 2x)

    Kami anak muda seluruh Indonesia
    Bahu membahu lestarikan alam
    Harmoni alam dengan manusia
    Tercipta karena peduli kita

    (Back to **)

    KAMI ANAK MUDA SELURUH INDONESIA
    Watashitachi, Indonesia no wakamono wa

    BAHU MEMBAHU LESTARIKAN ALAM
    Minna de shizen wo mamorimasu.

    HIDUP DI DALAM BUMI YANG INDAH
    Utsukushii chikyuu ni sunde,

    WARISAN UNTUK MASA DEPAN
    Mirai ni isan wo tsunagemasu.

    TOYOTA UNTUK INDONESIA RAYA
    Toyota wa Dai Indonesia no tameni...

     (Back to **)

    Toyota untuk Indonesia raya
    Toyota wadai Indonesia no ta meni

    Untuk download Mars TEY klik di sini

    Senin, 28 Februari 2011

    Pengumuman Pemenang Toyota Eco Youth Program ke-6


    Jakarta - SMKN 1 Banjarmasin dan SMKN 2 Semarang, Sabtu (26/02) terpilih jadi juara pertama dalam acara final Toyota Eco Youth (TEY), yang diselenggarakan di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.

    SMKN 1 Banjarmasin dari grup A dan SMKN 2 Semarang dari grup B berhasil menyisihkan 18 SMA/SMK di seluruh Indonesia, dalam program yang diselenggarakan Toyota Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Kirai Indonesia, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
    SMKN 1 Banjarmasin yang telah tiga kali mengikuti program serupa mengutamakan pengolahan limbah organik dan non-organik, serta menyebarkannya ke lingkungan masyarakat sekitar sekolah.

    Sedangkan,SMKN 2 Semarang yang pada tahun 2010 mendapatkan juara II, mengolah pelepah pisang menjadi kanvas, serta menjualnya ke masyarakat sekitar.

    Menurut Joko Heru, salah seorang juri dari Yayasan Kirai Indonesia, kedua sekolah berhasil keluar sebagai pemenang TEY karena memenuhi seluruh kriteria penilaian, seperti menjalankan program lingkungan hidup di sekolah, memasukkan pendidikan lingkungan dalam kurikulum pembelajaran, serta menjadi sekolah percontohan di bidang lingkungan hidup.

    “Kedua sekolah mampu menerapkan proyek mereka dengan baik. Perbedaannya hanyalah pada kriteria sekolah masyarakat binaan,” ujar Joko. “Untuk pemenang Grup A, sekolah yang memiliki masyarakat binaan, sedangkan Grup B belum memiliki masyarakat binaan.”

    Kedua sekolah mendapatkan tropi serta uang sebesar Rp 125 juta bagi pemenang Grup A dan Rp 75 juta bagi pemenang Grup B.

    Selain SMKN 1 Banjarmasin, juri juga menetapkan dua sekolah sebagai juara II dan III untuk Grup A, yakni SMAN 7 Manado dan SMKN 2 Palembang. Sedangkan dua juara lainnya dari Grup B, yaitu SMAN 21 Makassar dan SMAN 1 Depok.

    Toyota Eco Youth yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2005, merupakan penerapan komitmen Toyota Indonesia dalam pelestarian lingkungan hidup melalui upaya meningkatkan kesadaran dan peran aktif generasi muda, khususnya para pelajar SMA/SMK.

    Diharapkan dengan dilaksanakan program Toyota Eco Youth, dapat menciptakan Sekolah Berwawasan Lingkungan, sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat, yang ingin mengelola lingkungan lebih baik lagi.

    “Kami dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup sangat mendukung program yang dilaksanakan Toyota Indonesia,” ujar Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Ilyas Asaad. “Kami harap untuk ke depannya akan lebih banyak sekolah yang turut serta dalam program ini, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik lagi.”

    Selasa, 01 Februari 2011

    Program Toyota Eco Youth

    Toyota Eco Youth merupakan suatu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan oleh PT. Toyota Manufacturing Indonesia dan PT. Toyota Astra Motor yang bekerja sama dengan Yayasan Kirai (sebuah yayasan yang bergerak di bidang lingkungan) dan Institut Teknologi Bandung. Tujuan akhir dari program ini adalah menciptakan sekolah model untuk pembelajaran lingkungan bagi sekolah-sekolah dan masyarakat di daerah sekitarnya. Konsep dari program ini adalah menanamkan dan meningkatkan kesadaran generasi muda melalui kontes lingkungan hidup antar SMA/SMK seluruh Indonesia.
     
    Kegiatan Toyota Eco Youth ini telah dilaksanakan selama 6 tahun dengan melibatkan lebih dari 260.000 pelajar di 355 SMA dan SMK yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Pada Toyota Eco Youth tahun ini peserta dari kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta, SMA Semen Gresik dan SMAN 6 Jogjakarta sebagai sekolah benchmark di bidang lingkungan dan 7 sekolah lainnya yang berada di grup A serta 13 sekolah yang berada di grup B.


    Minggu, 30 Januari 2011

    Tentang SMAN 6 Banjarmasin

    SMA Negeri 6 Banjarmasin adalah salah satu SMA Negeri yang ada di Banjarmasin dan beralamat di Jl.Belitung Darat No.130. Sekolah ini merupakan cikal bakal dari SMA Negeri 1 Banjarmasin yang didirikan berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0260/1980, tanggal 30 Juli 1980.

    SMA Negeri 6 Banjarmasin merupakan sekolah yang berdiri di atas tanah dengan struktur berawa dengan luas tanah 5485 m2, luas bangunan 1304 m2, dan luas halaman 4181 m2 serta memiliki 16 ruang kelas.

    Dalam perkembangannya terus berbenah diri sehingga menjadi salah satu SMA Negeri yang dipercaya dan diminati oleh masyarakat Banjarmasin khususnya dan masyarakat Kalimantan Selatan umumnya, bahkan masyarakat di luar Kalimantan. Hal ini diantaranya karena pengelolaan manajemen yang baik serta output lulusan yang memuaskan.

    Share

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More