SOSIALISASI GERAKAN 2 IN 1
Sejumlah siswa-siswi SMAN 6 Banjarmasin melakukan aksi turun ke jalan guna menyosialisasikan gerakan 2 in 1 di masyarakat.
KERJASAMA SMAN 6 BANJARMASIN DENGAN PIHAK TERKAIT
SMAN 6 Banjarmasin menjalin kerjasama dengan Dinas Perhubungan dan POLDA Kalimantan Selatan guna mendukung gerakan berkendara 2 in 1.
PERINGATAN HARI JADI KOTA BANJARMASIN
SMAN 6 Banjarmasin mengambil tema lingkungan sebagai tema mobil hias yang digunakan untuk konvoi dalam serangkaian acara Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin.
GREEN GARDEN
Berkebun di sekolah dapat dilakukan guna menghijaukan sekolah dan melestarikan lingkungan.
Sabtu, 06 Agustus 2011
Senin, 01 Agustus 2011
Toyota Kembali Gelar Program Toyota Eco Youth
JAKARTA – Toyota Indonesia kembali menggelar program Toyota Eco Youth (TEY). Program CSR di bidang lingkungan yang telah memasuki tahun ke tujuh ini menjadi wujud konsistensi Toyota dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
Kick off program dilakukan di Jakarta 28 Juli 2011 oleh Johana Jonatan Senior Advisor to BOD PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Toyota Eco Youth merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) dalam hal pelestarian lingkungan hidup.
Program ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005 dengan perluasan wilayah kepesertaan di setiap tahun penyelenggaraannya. Hingga tahun ketujuh penyelenggaraan, jumlah sekolah yang terlibat dalam program ini sudah mencapai 355 sekolah yang terseleksi secara ketat dan menyisakan 16 sekolah sebagai peserta utama. Diantaranya terdapat empat sekolah yang baru berpartisipasi tahun ini, yaitu SMAN 5 Denpasar, SMAN 1 Balikpapan, SMKN 3 Pontianak, dan SMKN 3 Jayapura.
“Penambahan empat sekolah baru ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memperluas cakupan Toyota Eco Youth Program. Ke-16 sekolah tersebut akan berkompetisi memperebutkan gelar juara dengan hadiah total senilai 225 juta rupiah di akhir program. Toyota memberikan grant sebesar 15 juta rupiah kepada masing-masing sekolah peserta sebagai bantuan awal pelaksanaan program pelestarian lingkungan,” ucap Johana.
TEY memiliki tujuan akhir menciptakan Sekolah Model Lingkungan Binaan Toyota. Saat ini TEY sudah memiliki 8 sekolah model yaitu SMA Semen Gresik, SMAN 6 Yogyakarta, SMKN 1 Banjarmasin, SMAN 7 Manado, SMKN 2 Palembang, SMAN 8 Pekanbaru, SMKN 3 Madiun, SMAN 10 Malang, dan akan menelurkan 16 sekolah model lainnya di tahun 2012. Sekolah model ini harus memenuhi kriteria penilaian yang ditetapkan, antara lain menerapkan kegiatan-kegiatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan aspek-aspek pengelolaan lingkungan, serta menjadi tempat bagi institusi lain dan masyarakat umum untuk mempelajari proyek-proyek lingkungan praktis.
TEY memiliki tujuan akhir menciptakan Sekolah Model Lingkungan Binaan Toyota. Saat ini TEY sudah memiliki 8 sekolah model yaitu SMA Semen Gresik, SMAN 6 Yogyakarta, SMKN 1 Banjarmasin, SMAN 7 Manado, SMKN 2 Palembang, SMAN 8 Pekanbaru, SMKN 3 Madiun, SMAN 10 Malang, dan akan menelurkan 16 sekolah model lainnya di tahun 2012. Sekolah model ini harus memenuhi kriteria penilaian yang ditetapkan, antara lain menerapkan kegiatan-kegiatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan aspek-aspek pengelolaan lingkungan, serta menjadi tempat bagi institusi lain dan masyarakat umum untuk mempelajari proyek-proyek lingkungan praktis.
Semua sekolah model lingkungan binaan Toyota akan mendapatkan fasilitas “eco library dan gallery”, termasuk didalamnya perpustakaan dengan berbagai koleksi buku bertema lingkungan, panel-panel informasi program pelestarian lingkungan, perangkat komputer serta fasilitas penunjang lainnya.
Masih menggandeng Yayasan Kirai Indonesia dan didukung oleh dealer serta sub-dealer Toyota yang tersebar di seluruh nusantara, program TEY diharapkan mampu memberikan sumbangsih bagi pelestarian lingkungan.
Jumat, 29 Juli 2011
Kompas Borneo Unlam Gelar Diskusi
BANJARMASIN - Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam dan Seni (Kompas) Borneo Unlam, Kamis (28/7/2011) pagi menggelar diskusi lingkungan di aula SMAN 6 Banjarmasin, diikuti para siswa sekolah tersebut.
"Ini merupakan program kerja baru kami, dan rencananya akan digelar setiap bulannya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap permasalahan lingkungan," ujar ketua Umum Kompas Borneo Unlam, Anhariansyah kepada BPost Online.
"Ini merupakan program kerja baru kami, dan rencananya akan digelar setiap bulannya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap permasalahan lingkungan," ujar ketua Umum Kompas Borneo Unlam, Anhariansyah kepada BPost Online.
Rabu, 27 Juli 2011
Kamis, 21 Juli 2011
Minggu, 17 Juli 2011
Pengenalan KIR kepada siswa baru
Pada awal tahun ajaran baru 2011/2012 ini anggota KIR “GreenSAND” SMAN 6 Banjarmasin bergerak cepat untuk mengenalkan kegiatan ekstrakulikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) kepada siswa-siswi baru SMAN 6 Banjarmasin sekaligus melakukan perekrutan anggota baru.
Kegiatan pengenalan tersebut dilakukan ke tiap-tiap kelas X yang ada di SMAN 6 Banjarmasin, sembari memberikan brosur-brosur hasil kegiatan KIR tahun lalu. Diharapkan dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut dapat menarik minat siswa-siswi baru dalam mengikuti kegiatan KIR

















